SAHAM

BEI bersiap luncurkan IDX MES BUMN17

MALIOBORO.NEWS, Yogyakarta- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana meluncurkan indeks syariah baru, IDX-MES BUMN17. Indeks ini akan berisi 17 saham syariah BUMN yang sudah terseleksi baik dari sisi kapitalisasi pasar maupun likuiditasnya.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi menjelaskan, indeks baru ini sebagai salah satu bentuk diversifikasi. Sebabnya, saat ini BEI sudah memiliki beberapa indeks syariah yang tersedia hanya saja lebih banyak headline seperti Jakarta Islamic Index (JII) yang berisikan 30 saham syariah dan Jakarta Islamic Index 70 (JII70) yang berisikan 70 saham syariah.

“Jadi, ini pertama kali kami memiliki indeks syariah yang memiliki tema khusus yaitu mencantumkan konstituen yang hanya bersumber dari BUMN terbaik karena kami seleksi berdasar kriteria fundamental maupun aktivitas transaksinya,” tuturnya.

“Dengan munculnya indeks baru ini maka sorotan atas kinerja emiten akan semakin dilihat karena mungkin nanti akan ada dana atau fund yang memiliki aset dasar indeks baru ini. Kemudian mungkin ada produk turunan seperti ETF dan mungkin lebih banyak investor yang akan lebih peduli akan kinerja konstituen indeks IDX-MES BUMN17 ini,” paparnya.

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis BEI, Ignatius Denny Wicaksono menambahkan, dalam 10 tahun terakhir pada saat jumlah saham tercatat meningkat 65%, jumlah saham syariah meningkat pesat sebesar 84% hingga 16 April 2021. Kemudian, lima tahun terakhir investasi berbasis pasif terus meningkat.

“Jadi kalau dilihat market share pada 5 tahun lalu mungkin hanya sekitar 1%, sekarang sudah meningkat di atas 10% market share dari reksadana,” tambahnya.

Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menilai BEI membentuk banyak indeks, salah satunya sebagai pengembangan bisnis. “Pertama, kalau indeks dipakai fund manager maka akan ada fee. Jadi, ini lebih pengembangan bisnis BEI,” kata Wawan.

Selain sebagai pengembangan bisnis, Wawan juga menilai dengan banyaknya indeks yang diluncurkan BEI maka investor memiliki banyak strategi investasi. Dengan demikian, investor akan memiliki alternatif untuk menerapkan strategi investasinya. (wd)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top