HEADLINE

BEI dan OJK Gelar Vaksinasi Massal untuk 4.500 Warga Bantul

bei-ojk-gelar-vaksinasi-massal-bantul

MALIOBORO.NEWS, Yogyakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), KPEI, dan KSEI kembali menyelenggarakan kegiatan vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat umum di Kabupaten Bantul, Selasa (28/09/2021). Target peserta vaksinasi kali ini adalah 4.500 orang. Vaksinasi ini dilaksanakan di Balai Desa Kecamatan Dlingo dan Balai Desa Kecamatan Kretek. Kapasitas masing-masing lokasi adalah 2.250 vaksin Sinovac dosis 1.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung program CSR dalam rangka 44 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia yang jatuh pada Agustus 2021. Selain itu untuk membantu percepatan penanganan COVID-19 di DI Yogyakarta. Selain sentra vaksinasi, diberikan juga dana bantuan untuk Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC). Selain itu juga pengadaan konsentrator oksigen, donor plasma, santunan untuk keluarga tenaga kesehatan yang gugur, dan bantuan untuk petugas pemakaman. Dalam kesempatan ini, SRO bekerja sama dengan KOJK, FKIJK, Portal SonJo (Sambatan Jogja), Pemkab Bantul, dan Dinas Kesehatan setempat.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia – Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai inisiatif dan bentuk kepedulian BEI dan SRO untuk mendukung program Pemerintah mengurangi dampak COVID-19 yang masih berlangsung.

“Dengan cepatnya jangkauan vaksinasi di berbagai lapisan masyarakat, kehidupan di wilayah Bantul dan sekitarnya kembali normal. Tentu saja dengan penerapan protokol kesehatan. Berjalannya kegiatan pendidikan, sosial, dan ekonomi, diharapkan dapat mendukung percepatan pemulihan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang “terpuruk” selama pandemi COVID-19,” kata Irfan.

Irfan juga berharap kegiatan ini dapat membantu tercapainya herd immunity khususnya di wilayah DI Yogyakarta. Selain itu untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

“DIY dan sekitarnya sangat membutuhkan percepatan vaksinasi. Sampai dengan 26 September 2021 tercatat pada laporan harian COVID-19 Pemerintah DI Yogyakarta terdapat 21.590 total kasus COVID-19. Kasus aktif harian pada tanggal tersebut sejumlah 182. Hal ini menjadi perhatian khusus untuk terus gencar melaksanakan vaksinasi di DIY dan sekitarnya termasuk di Kabupaten Bantul. Angka kematian di Bantul per minggu per 100 ribu penduduk masih 2,7 orang,” sambungnya.

Upaya Mencapai Kekebalan Kelompok

Senada dengan Irfan, Jumahiri selaku Lurah Donotirto juga menegaskan bahwa vaksinasi ini merupakan upaya dalam mendukung percepatan vaksinasi. Tujuannya untuk mencapai kekebalan kelompok agar dapat menekan penyebaran virus.

“Masyarakat sebenarnya masih perlu edukasi terkait pentingnya vaksinasi. Kami harap melalui kegiatan ini, capaian vaksinasi di wilayah Bantul dapat meningkat dan masyarakat memiliki kekebalan imun sehingga terhindar dari penularan virus COVID-19,” pungkasnya.

Program CSR dari SRO terkait sentra vaksinasi ini akan dilanjutkan untuk beberapa kota di Indonesia. Pada tahap berikutnya, rencana pelaksanaan sentra vaksinasi akan dilakukan di Semarang, Solo dan beberapa kota di Kalimantan dengan target ribuan peserta.(nil)

Terpopuler

To Top