BI

BI Ajak Masyarakat DIY Ganti Kartu ATM Dengan GPN

MALIOBORO – Bank Indonesia (BI) menghimbau kepada masyarakat DIY untuk segera mengganti kartu debet mereka dengan kartu berlogo Gerbang 0Pembayaran Nasional (GPN).

Melalui launching GPN yang akan dilaksanakan pada hari Minggu (29/7) mendatang, BI ingin mengejar target pergantian 30 % kartu debet alias kartu ATM dari 183,9 juta kartu ATM tahun 2018 ini.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta, Sri Fitriyani mengakui, jika selama ini interkoneksi pembayaran di Indonesia masih belum optimal, sehingga banyak kartu yang terbit oleh masing-masing bank. Akibatnya, biaya yang dikeluarkan oleh memiliki masing-masing bank cukup besar.

“Misalnya bank harus mengeluarkan EDC tersendiri. Dengan kondisi seperti itu maka tidak akan mudah untuk mengembangkan operational mereka karena untuk membangun infrastruktur tidaklah murah,”tutur wanita yang akrab dipanggil Fifi ini.

Selain itu, dengan sistem pembayaran seperti yang masih ada saat ini, Indonesia banyak melakukan impor untul hal-hal yang tidak menentu, seperti kartu. Sebab, selama ini pembuatan kartu debet tidak ada di Indonesia namun berada di luar negeri. Selain itu juga data transaksi juga ada di luar negeri baru dikembalikan ke perbankan di tanah air. Keadaan ini berimbas pada biaya transaksi yang dikenakan kepada nasabah.

Saat ini biaya transaksi yang dikenakan nasabah masih berkisar di angka 1,6 persen hingga 2,2 persen. Padahal, di luar negeri biaya transaksi hanya berkisar 0,2 persen dan paling tinggi di angka 1 persen.

“Kalau seperti ini maka daya saing semakin berkurang. Tentu untuk program pemerintah seperti bantuan pangan non tunai dan keuangan inklusif menjadi kurang optimal,”tambahnya.

Oleh karena itu, maka Bank Indonesia menggagas pembentukan GPN. Di mana nanti seluruh transaksi akan dilakukan di tanah air. BI Yogyakarta akan melakukan gerakan serentak penggantian kartu debet nasabah dimulai di Hartono Mall. setidaknya ada 9 bank yang akan mendukung gerakan tersebut di antaranya Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, BSM, BRI Syariah, BNI Syariah, Bank Permata, Bank Niaga, dan Bank BPD DIY.

Keuntungan bagi nasabah pemegang kartu GPN nantinya adalah alat pembayaran ini akan bisa digunakan bertransaksi di semua merchant yang ada di tanah air tanpa khawatir akan adanya biaya administrasi tambahan. Bagi bank, bank akan mampu mengoptimalkan efisiensi biaya operasional mereka karena tidak perlu meluncurkan EDC sendiri.(fan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top