SAHAM

BI Diprediksi Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,50% hingga Akhir 2021

MALIOBORO.NEWS, Yogyakarta- Bank sentral kembali mempertahankan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate di level 3,50 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) periode April 2021. Ini sesuai dengan perkiraan dan memprioritaskan stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian pasar global.

Menurut ekonom Bank DBS Radhika Rao, langkah ini bukan berarti bank sentral telah mengubah kebijakan longgar. Namun prioritas saat ini adalah bagaimana mempercepat transmisi suku bunga acuan ke suku bunga kredit perbankan. Oleh karena itu, BI diperkirakan mempertahankan level suku bunga acuan 3,50 persen hingga akhir 2021.

Selain itu dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, Bank Indonesia juga terus menyerap pasokan surat utang negara di saat arus masuk dana asing berkurang. Hal ini mengakibatkan berkurangnya kepemilikan Surat Utang Negara (SUN) oleh investor asing.

“Pembelian SUN oleh BI mencapai Rp101,9 triliun sepanjang tahun ini, dimana seperempatnya dibeli lewat pasar primer,” imbuhnya.

Di sisi lain, revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi oleh Bank Indonesia untuk tahun ini pada kisaran 4,1 persen sampai 5,1 persen sejalan dengan perkiraan ekonom DBS yang berada pada kisaran 4,0 persen.

Adapun pertumbuhan inflasi akan dipengaruhi oleh efek bulan Ramadhan/Idulfitri dan pembanding yang rendah di tahun lalu. Tetapi, tren inflasi dinilai tidak akan menjadi masalah bagi pengambil kebijakan.

“Untuk obligasi pemerintah Indonesia, tim makro DBS bersikap netral memasuki bulan Mei 2021 dan akan masuk kembali. Tapi dengan catatan ketika imbal hasil 10 tahun mendekati tujuh persen,” urai dia.

“Memasuki kuartal II-2021, bank-bank sentral ASEAN-6 akan berusaha untuk mempertahankan kebijakan yang akomodatif untuk menangkal risiko penurunan pertumbuhan di tengah pandemi, serta mengendalikan ekspektasi normalisasi di tengah kenaikan inflasi yang juga didorong oleh harga komoditas serta tingkat suku bunga dan dolar AS yang lebih tinggi”. tuturnya (wd)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top