BI

BI Mengkaji Rupiah Digital Jadi Alat Pembayaran Sah

MALIOBORO.NEWS – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan mata uang digital bank sentral (central bank digital currency/ CBDC) dikaji sebagai alat pembayaran yang sah. Saat ini, bank sentral masih mempertimbangkan penerbitannya sesuai kewenangan yang diberikan Undang-undang (UU) Mata Uang dan UU BI.

BI merencanakan ke depan akan menerbitkan center bank digital currency. Pertimbangannya, satu, sebagai alat pembayaran yang sah, sebagai instrumen alat pembayaran yang sah di NKRI secara end to end baik secara pencangannya sampai kemudian pengedarannya.

Penerbitan rupiah digital itu juga mempertimbangkan pelaksanaan kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran.

Selain itu, BI ikut mempertimbangkan teknologi mata uang digital yang akan dipergunakan berkaca dari pengalaman bank sentral negara-negara lain termasuk perumusan platform yang akan digunakan.

BI melakukan ini karena mempunyai kewenangan menerbitkan alat pembayaran yang sah di Indonesia menurut UUD, yang dijabarkan dalam UU BI dan UU Mata Uang.

Saat ini, penggunaan mata uang digital seperti uang kripto sedang mewabah, meski instrumen itu belum memiliki perlindungan konsumen yang memadai, tidak mempunyai basis fundamental maupun regulasi yang jelas dan berbau spekulasi.

Sementara itu, UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, menyatakan BI diberikan tugas dan kewenangan pengelolaan uang rupiah mulai dari tahapan perencanaan, pencetakan, pengeluaran, pengedaran, pencabutan dan penarikan, sampai dengan pemusnahan.

Pengelolaan uang rupiah perlu dilakukan dengan baik dalam mendukung terpeliharanya stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan, dan kelancaran sistem pembayaran.

Sebagai informasi, sejumlah negara tengah mengkaji penerbitan mata uang digital di tengah kian populernya mata uang kripto seperti Bitcoin. Beberapa negara yang tengah mengkaji diantaranya, Inggris, China, Jepang, dan Uni Eropa.(rn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top