BI

BI: Momentum Perbaikan Perekonomian Terus Berlanjut

MALIOBORO.NEWS, Yogyakarta- Bank Indonesia (BI) menyatakan perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terjadi sejak kuartal III-2020 terus berlanjut. Hal tersebut tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan kontraksi ekonomi Indonesia yang terus mengalami penurunan.

Mengutip laporan BPS yang diumumkan Rabu kemarin, kontraksi ekonomi Indonesia pada kuartal I-2021 menjadi 0,74 persen (yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan kontraksi ekonomi RI pada kuartal IV-2020 sebesar 2,19 persen (yoy).

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan perkembangan tersebut didorong terutama oleh kinerja sektor eksternal yang meningkat tajam sejalan dengan pemulihan ekonomi global yang semakin kuat dan akselerasi stimulus fiskal yang berlanjut.

Bank sentral memandang bahwa perbaikan ekonomi domestik terjadi pada hampir semua komponen Produk Domestik Bruto (PDB) dari sisi pengeluaran dan lapangan usaha. Dari sisi pengeluaran, kinerja ekspor pada tiga bulan pertama tahun ini tumbuh sebesar 6,74 persen (yoy), meningkat tinggi dari capaian kuartal sebelumnya yang terkontraksi sebesar 7,21 persen (yoy).

Perkembangan positif pada sektor eksternal dan perbaikan investasi mendorong perbaikan kinerja impor yang tumbuh sebesar 5,27 persen (yoy). Sementara konsumsi pemerintah tumbuh meningkat sebesar 2,96 persen (yoy), sejalan dengan akselerasi realisasi stimulus fiskal dalam bentuk belanja barang, belanja modal, dan bantuan sosial.

Kinerja investasi juga meningkat, tercermin dari kontraksi yang semakin berkurang menjadi 0,23 persen (yoy) dari kontraksi kuartal sebelumnya 6,15 sebesar (yoy). Sementara itu, perbaikan konsumsi rumah tangga dan Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) masih terbatas, masing-masing terkontraksi sebesar 2,23 persen (yoy) dan 4,53 persen (yoy), seiring pembatasan mobilitas masyarakat yang berlanjut di sejumlah wilayah.

Ke depan, ungkap Erwin, pertumbuhan ekonomi diprakirakan akan terus membaik sejalan dengan prospek pemulihan ekonomi global yang semakin kuat dan dorongan stimulus kebijakan yang berlanjut. Implementasi vaksinasi dan disiplin dalam penerapan protokol covid-19 tetap diperlukan guna mendukung akselerasi perbaikan permintaan domestik. (wd)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top