Berita Terkini

BPR
May 12, 2020

Bank Syariah BDS Berbagi di Tengah Pandemi

AAUI
April 24, 2020

AAUI Cabang Yogyakarta Serahkan Bantuan Masker untuk Warga Tirtosworo Wonogiri

BPR
April 22, 2020

Perbarindo Peduli, BPR se DIY Berbagi 1.000 Paket Sembako

BISNIS
April 21, 2020

Warga Yogyakarta Aman dan Mudah Berbelanja di Pasar Rakyat Melalui Gojek

PERBANKAN
April 18, 2020

Bank Mandiri Berikan APD ke RSUP Sardjito dan UGM

HEADLINE
April 16, 2020

Kulon Progo Sangat Butuh APD, FKIJK-DIY Bergerak Membantu

KEUANGAN
April 15, 2020

Lembaga Jasa Keuangan Tetap Beroperasi Saat PSBB

BPR
April 15, 2020

BPR Madani Sejahtera Abadi Bantu Sembako Warga Terdampak Covid-19

KOMUNITAS
April 14, 2020

FKIJK DIY Serahkan Bantuan APD Kepada Bupati Sleman

WISATA
April 13, 2020

Penutupan Candi Borobudur, Prambanan dan Boko Kembali Diperpanjang Sampai Hari Kartini Mendatang

PERBANKAN
April 13, 2020

LPS: Tidak Benar 8 Bank Berpotensi Gagal

BPR
April 10, 2020

Bank BDG Beri Keringanan Angsuran Maksimal 10 Bulan

KEUANGAN
April 5, 2020

Wimboh: Debitur Sehat Diimbau Tetap Bayar Cicilan

HEADLINE
April 5, 2020

Bank BPD DIY Dukung Penanganan Covid-19 di Gunungkidul

TEKNOLOGI
April 4, 2020

Pandemi COVID 19, Transaksi Non Tunai Meningkat

TIPS AND TRICK
April 4, 2020

Buka Peluang di Tengah Wabah, Dari Rumah Saja

EKONOMI
April 2, 2020

OJK Dukung dan Tindaklanjuti Perppu No 1 Tahun 2020

EKONOMI
April 1, 2020

Kenaikan Harga Emas Picu Inflasi di DIY

NONBANK
April 1, 2020

Berikut Kebijakan APPI tentang Restrukturisasi Pembiayaan Debitur Terdampak COVID-19

NONBANK
April 1, 2020

Berikut Cara Pengajuan Keringanan Cicilan di Perusahaan Pembiayaan

Buka Peluang di Tengah Wabah, Dari Rumah Saja

MALIOBORO.NEWS – Ancaman gangguan bisnis akibat pandemi corona (Covid-19) membayangi pelbagai sektor industri, termasuk UMKM. Di Yogyakarta, event akbar JIFFINA 2020 yang diadakan di tengah pandemi ini, tak luput terkena imbasnya, meski tetap diadakan ditengah peringatan risiko kesehatan yang semakin tinggi. Banyak capaian yang tidak memenuhi target yang diharapkan.

Pemerintah juga menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 Tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pada Pasal 2 Ayat 1 PP Nomor 21 Tahun 2020, dinyatakan bahwa PSBB berhak membatasi pergerakan orang dan barang yang hendak masuk atau keluar provinsi, kabupaten, atau kota tertentu.

Pembatasan berskala besar ini harus diperhatikan dan diantisipasi oleh para pelaku usaha yang terkena imbas Covid-19 ini, termasuk UMKM. Namun, bukankan menurut kitab suci, “Di setiap kesulitan pasti ada kemudahan?” Atau tengoklah kata-kata Cina yang sangat terkenal, Wei-Ji yang berarti “di setiap krisis ada peluang”.

Kuncinya adalah Digitalisasi

Untungnya sampai saat ini, internet dan aplikasi digital tidak ikut ter-lockdown. Dengan kemajuan teknologi digital, maka kegiatan berbelanja, bekerja, belajar, atau menikmati hiburan masih bisa dilakukan di rumah. Kita masih bisa bekerja, belajar, konsultasi dokter, menonton film, mendengar musik, serta membeli atau menjual barang dan makanan, dari rumah kita sendiri melalui aplikasi yang banyak tersedia.

Para pelaku UMKM bisa memanfaatkan saluran-saluran digital ini untuk menjual produk atau jasanya. Tokopedia, Bukalapak, Gojek, dan banyak aplikasi lain bisa dimanfaatkan untuk itu. Ekonomi dari rumah ini lah yang saat ini diharapkan menghidupkan denyut perekonomian di tengah epidemi Covid-19 ini. Digital bisa berperan sebagai lilin atau penerangan darurat di tengah kegelapan.

Gaya Hidup Dari Rumah

Krisis ini belum tahu sampai kapan berhenti. Namun yang pasti, gaya hidup dari rumah ini akan tumbuh membesar. Masyarakat dipaksa untuk melakukan kegiatan apapun dengan menggunakan saluran digital. UMKM seyogianya memanfaatkan munculnya gaya hidup baru ini akibat Covid-19. Tetap berpikir positif, di balik kesulitan pasti ada kemudahan, di setiap krisis pasti ada peluang. (ah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *