Berita Terkini

HEADLINE
January 23, 2020

Perpisahan Hangat FK-IJK DIY dengan Kepala OJK DIY

HEADLINE
January 23, 2020

DPD Perbarindo DIY Bagi-bagi Hadiah Tabungan Tamasya Plus Periode 32

ASURANSI
January 8, 2020

Asuransi Sinar Mas Serahkan Asuransi Mikro dan Celengan Impian bagi 6.705 Pegiat UMKM di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

HEADLINE
January 2, 2020

Perdagangan Bursa 2020 Dibuka Jokowi, OJK Dorong Pasar Modal Transparan dan Kredibel

HEADLINE
December 23, 2019

Anti Mainstream! Bukan Uang atau Perhiasan Pasangan di Klaten Menikah dengan Mahar Ini

HEADLINE
December 12, 2019

Program Kredit Merapi “Meraih Mimpi” Diluncurkan Perbarindo DIY

EKONOMI
December 12, 2019

DIY Akan Lakukan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

PERBANKAN
December 12, 2019

Bank BPD DIY Undi Masyarakat Yang Bayar Pajak Kendaraan Lewat E-Samsat

ASURANSI
December 11, 2019

Gelar Aksi Donor Darah, Jasa Raharja Ingin Lebih Bermanfaat

Cycling
December 9, 2019

Jambore FKIJK Cycling Community Tutup Rangkaian HUT Ke-8 OJK di DIY

OJK
December 9, 2019

Jalin Sinergi, OJK DIY Gelar Gathering Media

AAUI
November 26, 2019

Fokus di Human Capital, AAUI Gelar HR Insurance – Reinsurance Networking di Yogyakarta

OJK
November 26, 2019

Wimboh: Pemerintah All Out Mendorong UMKM Jadi Andalan Ekonomi DIY

OJK
November 26, 2019

Peringati Hari Guru, OJK DIY Gelar Aksi “Gerakan Indonesia Menabung”

SYARIAH
November 25, 2019

Porseni Asbisindo DIY Ke-8 Tahun 2019 Dibuka Ketua OJK DIY

BPR
November 23, 2019

BPR Kurnia Sewon Resmikan Kantor Baru

SOSIAL BUDAYA
November 19, 2019

Sri Sultan Hamengku Buwono IX Adalah Pegawai Negeri Pertama di Indonesia

SOSIAL BUDAYA
November 18, 2019

ACT DIY Respon Dampak Konflik Kemanusiaan di Gaza, Palestina

SYARIAH
November 18, 2019

Bank Syariah BDS Tumbuh Sehat dan Kuat di Milad ke-12

TIPS AND TRICK
November 8, 2019

Anti Grogi Bicara dengan Media Radio dan Televisi

Cerdaskan Nasabah, PD BPR Bank Pasar Kulonprogo Gelar Literasi dan Edukasi

MALIOBORO.NEWS, Kulonprogo – Sebagai upaya mencerdaskan nasabah, manajemen PD BPR Bank Pasar Kulonprogo mengadakan literasi dan edukasi keuangan, menyerahkan beasiswa, pemberian apresiasi hadiah atas tabungan ‘Simpel’ dan Tabungan Siswa ‘Tabunganku’, di Aula Adikarto, Kompleks Kantor Bupati Wates (27/8).

Literasi dan edukasi keuangan menampilkan pembicara Noor Hafid, Kepala Bagian Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (INBK) Pasar Modal dan Efek Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY dan Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo yang sekaligus menyerahkan bantuan beasiswa kepada siswa SD dan SMP mitra kerja PD BPR Bank Pasar Kulonprogo. Peserta kegiatan adalah kalangan pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru sekolah-sekolah binaan PD BPR Bank Pasar Kulonprogo.

Dirut PD BPR Bank Pasar Kulonprogo, Joko Purnomo mengatakan, lembaga perbankan milik Pemkab Kulonprogo tersebut memiliki sejumlah layanan tabungan dan kredit yang bisa dimanfaatkan sekaligus dinikmati masyarakat luas. “Untuk produk baru kami, di antaranya Piranti Sertifikasi Guru dan kami siap nalangi untuk dua tahun ke depan. Sedangkan ‘Tabunganku’ diperuntukkan bagi siswa-siswa SD, SMP dan SMA/ sederajat,” ungkapnya.

Mengingat PD BPR Bank Pasar Kulonprogo merupakan bank milik pemerintah daerah dan masyarakat Kulonprogo maka sebagian keuntungan akan masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan disalurkan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan. “Dalam pengelolaan tabungan siswa, ‘Tabunganku’, digunakan untuk meningkatkan minat dan budaya menabung di kalangan siswa,” ujarnya.

Diungkapkan dari tahun ke tahun jumlah nasabah Tabungan ‘Simpel’ dan ‘Tabunganku’ mengalami peningkatan yang cukup baik. Hingga saat ini kedua produk tabungan tersebut untuk kalangan siswa PAUD dan TK mencapai 23.000 nasabah dengan total saldo sekitar Rp 16 miliar. “Kegiatan menabung bagi siswa-siswi baik PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/ sederajat merupakan upaya melatih anak-anak menabung sejak dini, sehingga memberikan dampak positif bagi kehidupan anak-anak di masa mendatang. Gerakan gemar menabung bisa diarahkan dengan menyisihkan uang jajan anak-anak untuk ditabungkan ke Bank Pasar Kulonprogo,” imbaunya.

Sementara itu Noor Hafid menjelaskan, salah satu tugas OJK mencerdaskan bangsa dengan menggandeng seluruh sektor jasa keuangan. Antara lain tentang Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang berisi tentang literasi dan edukasi perlindungan konsumen. Salah satunya adalah jasa keuangan harus memberi pemahaman minimal satu kali kepada calon nasabah.

OJK punya misi mengatur, mengawasi dan melindungi. “Nasabah dilindungan sesuai peraturan. Ketika nasabah ada masalah maka mereka ke industri dahulu baru OJK. Penting dilakukan literasi keuangan, karena di Indonesian literasi keuangan sangat rendah. Sehingga acara seperti ini sangat diperlukan,” tegasnya.

Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo dalam kesempatan tersebut menyemangati peserta literasi dan edukasi sekaligus mengajak agar mereka menjadi manusia produktif bukan konsumtif. “Mari kita menjadi manusia produktif tidak mudah membeli, tapi memproduksi. Kalau daerah sudah bisa memproduksi sendiri, mengapa harus beli dari luar,” ungkapnya. (Zae)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *