DESTINASI

Dukung Penerbangan Internasional, Seluruh Kereta Api Jarak Jauh Berhenti Di Kulonprogo

bandara baru

MALIOBORO.NEWS – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku telah memerintahkan Dirjen Perkeretaapian untuk menjadikan stasiun Kedundang Kulonprogo sebagai pemberhentian wajib kereta api jarak jauh. Stasiun Kedundang merupakan stasiun pengumpan kereta bandara baru di Kulonprogo.

Budi mengatakan, berkaitan dengan kereta api bandara baru di Kulonprogo, Kementrian Perhubungan menyiapkan beberapa skenario. Skenario yang paling ideal adalah membuat jalur sepanjang 3 kilometer dari stasiun Kedundang hingga bandara baru. Nantinya dari Stasiun Kedundang akan dibuat jalur kereta baru hingga ke Bandara baru dengan jarak sekitar 3 kilometer.

“Just im peace ketika bandara sudah beroperasi namun jalur belum selesai dibangun nanti, maka kereta akan berhenti di stasiun Wojo dan dilanjutkan dengan perjalanan menggunakan suttle bus,”ujarnya.

Yang menarik adalah bandara NYIA ini akan digunakan penerbangan internasional. Dan Kementrian Pekerjaan umum akan membangun jalan dari NYIA ke utara melalui Sentolo yang mungkin panjangnya sekitar 20-30 Kilometer. Hal ini sangat menarik karena akan mensuport kegiatan Borobudur.

Oleh karenanya, pihaknya juga memproyeksikan kereta api jarak panjang seperti dari Surabaya, Malang, Solo, Madiun, Purwokerto akan berhenti di Stasiun-stasiun tersebut. Sehingga bagi masyarakat yang akan Umroh, Haji bisa diserve melalui bandara baru, NYIA tersebut.

“Kita memang menaruh harapan besar pada NYIA agar International Connection tersebut dengan international Airport ini menjadi suatu kekuatan. NYIA akan menunjang pariwisata di jogja ini menjadi pariwisata internasional di mana telah memiliki ikon yang namanya Borobudur,”tambahnya.

Direktur PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi mengungkapkan, dalam desain pembangunan NYIA memang akan ada stasiun kereta bandara. Dalam desain tersebut, stasiun kereta bandara akan berada di lantai 2 terminal penumpang yang dimiliki oleh bandara baru tersebut.

“Kalau kereta bukan kewenangan PT Angkasa Pura I. Namun kita sudah menyiapkan bangunan untuk stasiun ada di lantai 2, sehingga kemungkinan dibangun elevated,”terangnya. (erf)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top