HEADLINE

FKIJK DIY Gelar Vaksinasi “Jogja Sehat Indonesia Tangguh”

Wakil Walikota Yogyakarta Tinjau Vaksinasi di XT Square

MALIOBORO.NEWS, Yogyakarta- Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (FKIJK DIY) bekerja sama dengan berbagai unsur masyarakat mendukung pemerintah dalam percepatan program vaksinasi. Dukungnan itu diwujudkan dengan mengadakan program vaksinasi bertema “Jogja Sehat Indonesia Tangguh” pada hari Jumat (10/9) di XT Square Yogyakarta.

Kegiatan ini diperuntukkan bagi masyarakat umum dan pegawai industri jasa keuangan anggota FKIJK DIY. Vaksinasi ini diikuti lebih dari 1.100 orang dibuka dari pagi sampai sore pukul 15.00 WIB. Peserta vaksinasi mendaftar melalui online dan menggunakan vaksin Astra Zeneca.

Vaksinasi ini dilaksanakan dua tahap pemberian dosis. Pemberian dosis pertama telah dilaksanakan di pertengahan Juni 2021, dan bulan September ini dilaksanakan pemberian dosis kedua.

Putut Wibowo, selaku kepala HRD PT Mitsui Leasing Capital Indonesia Cabang Yogyakarta mengatakan, karena pentingnya vaksinasi diharapkan semua sektor industri jasa keuangan dan masyarakat yang belum tersentuh bisa memperoleh vaksin kali ini.

“Semoga Indonesia bisa cepat pulih Kesehatan dan perekonomian seperti sebelum pandemic COVID-19 ini,” ujar Putut.

Sebagian besar masyarakat telah mempunyai pandangan positif terkait vaksinasi, sehingga muncul kesadaran mencari tempat d imana mereka bisa vaksin. Terbukti, pada kali ini antusiasme vaksin di XT Square luar biasa banyak.

“Kami lebih fokus kepada masyarakat yang ingin vaksin daripada yang menolak. Jangan sampai energi kita habiskan untuk adu argumen dengan orang-orang yang menolak. Lebih banyak masyarakat yang butuh vaksin. Kami kelola ini saja dulu dengan menyediakan vaksin. Kami sediakan fasilitas tempat dan lain-lain. Semakin cepat orang sadar untuk vaksin diharapkan bisa menjadi penangkal dari virus corona ini,” kata dr. Lana Unwana, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Dr. Lana melanjutkan vaksin memang menimbulkan gejala ikutan, akan tetapi semua tergantung kondisi kesehatan yang bersangkutan. Mungkin nyeri, sedikit demam, ruam, gatal-gatal dan muntah sementara.

“Manfaat yang kita dapatkan dari vaksin jauh lebih besar dibandingkan dengan reaksi kita terkena COVID-19. Risikonya dari mulai masuk rumah sakit, sesak nafas, hingga resiko kematian,” tutur dr Lana.

Program vaksinasi FKIJK DIY ini diharapkan dapat membentuk imunitas masyarakat terhadap COVID-29, sehingga dapat mempercepat pemulihan Kesehatan dan ekonomi Indonesia. (hnf)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top