HEADLINE

GO-JEK Terus Serbu Pasar E-money

go-pay-layanan-e-money-go-jek

MALIOBORO – Layanan Daring, GO-JEK terus berusaha memberikan kenyamanan dan juga kemudahan bagi pelanggan. Tak hanya itu, melalui layanan GO-PAY mereka ingin menyukseskan gerakan pemerintah yang ingin meminimalisir penggunaan uang tunai dalam bertransaksi.

GO-PAY kini menjadi salah satu layanan dompet elektronik terbesar di Indonesia. Kini GO-PAY memberikan kemudahan bagi pengguna dengan memberikan layanan isi saldo melalui jaringan Alfaria Group secara nasional di semua gerai Alfamart, Alfamidi, Lawson, serta Dan+Dan.

“Tambahan pilihan metode isi saldo melalui jaringan gerai belanja ini melengkapi metode isi saldo GO-PAY yang sudah ada, yaitu melalui ATM, internet banking, mobile banking dan melalui mitra driver Go-jek,” ujar CEO GO-jEK, Nadiem Makarim.

Melalui jaringan Alfamart, Alfamidi, Lawson dan Dan+Dan, pengguna bisa mengisi saldo GO-PAY mulai dari nominal Rp20.000 hingga Rp500.000, dengan biaya administrasi senilai Rp 2.000 untuk setiap pengisian. Untuk melakukan pengisian melalui jaringan gerai belanja ini, pengguna cukup memberikan nomor ponsel yang didaftarkan pada aplikasi GO-JEK kepada kasir dan sebutkan nominal saldo yang ingin diisi.

Nadiem mengungkapkan, Data Financial Index World Bank (2014) mengungkapkan bahwa Indonesia termasuk negara dengan tingkat inklusi keuangan terendah di kawasan Asia Tenggara, dengan tingkat kepemilikan tabungan di kalangan usia dewasa sekitar 36%. Ini lebih rendah dibanding Malaysia (81%), Singapore (96%) dan Thailand (78%).

Penambahan metode isi saldo ini sejalan dengan komitmen GO-JEK mempromosikan cashless society kepada seluruh masyarakat Indonesia. Penambahan metode isi saldo melalui gerai belanja fisik ini akan membuka akses bagi para pelanggan GO-JEK yang tidak memiliki rekening bank untuk dapat memanfaatkan layanan GO-PAY.

“Ini merupakan bukti komitmen kami untuk mendorong program pemerintah meningkatkan literasi keuangan di Indonesia,” tandasnya.

Nadiem berharap dengan tambahan metode isi saldo melalui gerai belanja fisik ini, akan semakin banyak masyarakat yang bisa mengakses dan memanfaatkan layanan digital wallet dan pembayaran elektronik. Pihaknya yakin, melalui GO-PAY akan semakin banyak pelanggan dan masyarakat yang akan terekspos pada produk dan layanan jasa keuangan. Sekarang, lebih dari 400 ribu mitra driver GO-JEK juga telah menjadi agen inklusi keuangan, dengan melayani isi saldo GO-PAY.

April lalu, GO-PAY meluncurkan fitur baru di mana para pengguna GO-PAY bisa melakukan transfer saldo menggunakan QR code atau nomor ponsel ke sesama pengguna GO-PAY tanpa biaya, melihat riwayat transaksi, dan tarik tunai saldo GO-PAY melalui berbagai bank. Hingga November 2017, GO-PAY telah bekerja sama dengan 14 bank dan 3 jaringan ATM (Prima, ATM Bersama dan Alto) yang dapat digunakan pengguna untuk melakukan pengisian saldonya.

(Erfanto linangkung)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top