SAHAM

Kinerja Antam Mengilap di Public Expose Live 2021

harga emas antam mengilap

MALIOBORO.NEWS, Jakarta – PT Aneka Tambang Tbk. memaparkan kinerja, strategi, dan outlook Perusahaan terkini dalam Public Expose Live 2021. Public Expose Live 2021 diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara daring. Keikutsertaan Antam dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Perusahaan dalam menjaga keterbukaan informasi terkini secara tepat waktu dan berimbang bagi investor. Tujuannya agar investor mengetahui perkembangan kinerja bisnis dan strategi pengembangan Antam.

Antam menyampaikan update kinerja keuangan Perusahaan sampai dengan periode Triwulan Pertama Tahun 2021 (Januari-Maret 2021, 1Q21) dan kinerja operasi perusahaan sampai dengan periode semester pertama tahun 2021 (Januari-Juni 2021, 1H21). Capaian kinerja yang optimal di tengah pandemi COVID-19 tercapai berkat diberlakukannya protokol kesehatan yang tepat dan konsisten.

Pada 1Q21, capaian EBITDA Antam sebesar Rp1,24 triliun. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan EBITDA Triwulan Pertama Tahun 2020 (Januari-Maret 2020, 1Q20) sebesar Rp34,13 miliar atau tumbuh 36 kali. Pertumbuhan positif profitabilitas Antam pada 1Q21 mendukung capaian laba tahun berjalan 1Q21 Antam sebesar Rp630,38 miliar. Naik dari rugi 1Q20 sebesar Rp281,84 miliar.

Dari aktivitas operasi pada 1Q21, diperoleh kas bersih perusahaan sebesar Rp1,88 triliun. Ini tumbuh signifikan dibandingkan 1Q20 sebesar Rp18,87 miliar. Peningkatan ini memperkokoh struktur keuangan Antam yang tercermin dari saldo kas dan setara kas pada 1Q21 sebesar Rp5,33 triliun.

Sekretaris Perusahaan Antam, Yulan Kustian menegaskan kesadaran masyarakat dalam berinvestasi emas dan permintaan emas di pasar domestik terus tumbuh. Antam terus fokus dalam pengembangan basis pelanggan logam mulia dalam negeri. Kinerja penjualan emas unaudited Antam pada 1H21 mencapai 13.341 kg, tumbuh 69% dibandingkan pada 1H20 (Januari-Juni 2020,) sebesar 7.915 kg.

“Kami terus melakukan inovasi penjualan produk emas logam mulia dengan mengedepankan transaksi penjualan dan buyback emas secara online. Kegiatan penjualan juga dilakukan melalui jaringan Butik Emas Logam Mulia di 11 kota di Indonesia dan kegiatan pameran di beberapa lokasi,” tutur Yulan

Antam membukukan penjualan feronikel unaudited sebesar 12.068 TNi. Feronikel ini sepenuhnya diserap oleh pasar ekspor di luar negeri. Volume penjualan bijih nikel unaudited ke pasar domestik mencapai 3,66 juta wmt. Ini tumbuh signifikan lebih dari 21 kali dibandingkan capaian penjualan pada 1H20 sebesar 168 ribu wmt. Volume penjualan bauksit mencapai 587 ribu wmt, meningkat 4% jika dibandingkan volume penjualan bauksit pada 1H20.

Antam sedang melakukan konstruksi pabrik feronikel di Halmahera Timur, Maluku Utara. Kapasitas terpasangnya 13.500 TNi per tahun. Antam juga fokus dalam pembangunan pabrik Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat. Projek ini dikembangkan Bersama PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), dengan Kapasitas pengolahan 1 juta ton SGAR per tahun (Tahap 1).

Di BEI Antam mencatatkan rata-rata volume perdagangan saham harian mencapai 346 juta saham sampai Agustus 2021, meningkat 268% dari periode yang sama tahun 2020. Antam mencatatkan nilai kapitalisasi pasar pada akhir Agustus 2021 sebesar Rp57,43 triliun. Saham Antam juga tercatat masuk ke dalam beberapa indeks di BEi seperti Indeks LQ45, Indeks IDX30, Indeks IDX80, Indeks Kompas100, Indeks MNC36, Indeks IDXBUMN20, Indeks Jakarta Islamic Index, Indeks Jakarta Islamic Index 70, Indeks IDX MES-BUMN 17, dan Indeks Bisnis-27. (Nlm)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top