BISNIS

Nilai Ekspor DIY Melambat

ekspor-diy-melambat

MALIOBORO – Nilai ekspor barang asal D.I. Yogyakarta yang dikirim lewat beberapa pelabuhan di Indonesia bulan September 2017 tercatat sebesar US$31,5 juta. Nilai ekspor tersebut turun 9,89 persen dibanding bulan sebelumnya yang sebesar US$34,9 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Yogyakarta, JB Priyono mengatakan, meski terjadi penurunan dibanding bulan sebelumnya, namun dibanding tahun 2016 selama Januari – September nilai ekspor naik sebesar 20,63 persen. Tiga besar negara tujuan utama ekspor barang D.I. Yogyakarta bulan September 2017 adalah Amerika Serikat, Jerman dan Jepang.

“Kita masih bergantung Amerika Serikat,” ungkapnya.

Amerika Serikat menjadi yang terbesar dengan total nilai ekspor mencapai US$12,7 juta atau sekitar 40,22 persen.
Jerman dengan total nilai US$3,4 juta atau sekitar 10,73 persen dari total ekspor Yogyakarta dan Jepang dengan total nilai US$2 juta atau 6,38 persen dari keseluruhan ekspor DIY.

Dari 10 besar negara tujuan ekspor, nilai ekspor terendah dikirim ke Belgia senilai US$716 ribu atau hanya 2,27 persen.

Penurunan nilai ekspor selama bulan September 2017 dibanding bulan sebelumnya disebabkan oleh penurunan nilai ekspor sembilan dari sepuluh negara tujuan utama, khususnya tiga besar negara utama. Tiga penurunan nilai ekspor terbesar ke Belgia sebesar
43,35 persen, Inggris turun sebesar 32,59 persen, dan Jepang turun sebesar 28,94 persen.

“Secara kumulatif year on year (Januari – September 2016 sampai Januari – September 2017), nilai ekspor mengalami kenaikan sebesar 20,63 persen. Sepuluh besar negara tujuan mengalami kenaikan ekspor dengan kenaikan terbesar ke negara Belgia sebesar 55,73 persen,” paparnya.

(Erfanto linangkung)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top