Uncategorized

OJK Dorong Inovasi Keuangan Digital dan Waspadai Investasi Ilegal

Nurhaida Wakil Dewan Ketua Komisioner OJK
Nurhaida Wakil Dewan Ketua Komisioner OJK

MALIOBORO.NEWS-Yogyakarta , Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar webinar keuangan. Kali ini mengenai perkembangan inovasi keuangan digital dan waspada invetasi illegal di indonesia. Webinar diselenggarakan pada Jumat (8/10).

Saat ini peran digitalisasi sangat mendominasi akivitas kinerja manusia hampir di semua bidang manapun. Hal tersebut menjadi peluang untuk menaikkan perekonomian. Prediksi OJK di 9 tahun ke depan, Indonesia akan menjadi salah satu dari 10 negara dengan perekonomian terbesar didunia. Berbagai upaya dilakukan OJK agar proyeksi tersebut menjadi kenyataan. Salah satunya dengan mengembangkan layanan keuangan dan ekonimi digital.

Data OJK menyebutkan Lebih dari 50 juta UMKM menyerap 97% tenaga kerja di Indonesia. Ini menjadi fenomena untuk membangun ekonomi dan keuangan di Indonesia. Indonesia tercatat menjadi negara tercepat penyerapan tenaga kerja sektor UMKM se ASEAN. Ini menjadi kesempatan UMKM untuk menaikkan ekonomi Indonesia.

“Digitalisasi juga memiliki risiko terhadap investasi. Data dari OJK menyebutkan, di 10 tahun terahir kerugian dari investasi bodong mencapai 117,4 triliun. Fintech illegal tumbuh karena rendahnya literasi keuangan masyarakat Indonesia.,” tutur Wakil Dewan Ketua Komisioner OJK, Nurhaida.

Untuk itulah OJK membentuk Satgas Waspada Investasi (SWI) untuk menanggulangi maraknya investasi illegal di Indonesia.. Nurhaida juga mengimbau kepada mayarakat agar lebih berhati-hati, melakukan pinjaman sesuai kebutuhan dan kemampuan. Pinjama seyogianya untuk kepentingan yang produktif, dan masyarakat mesti memahami manfaat biaya, bunga, jangka waktu, denda resikonya.

SWI berperan dalam penekanan edukasi masyarakat, respon pengaduan, dan wujud perizinan industri,. dan juga dengan pencegahannya. Nurhaida mengingatkan, masyarakat untuk berinvestasi pada perusahaan yang sudah terjamin keamanannya.

“Perusahaan investasi yang sudah terdaftar dan diamati langsung oleh OJK,” tandasnya.

Perkembangan fintech membuktikan pasar jasa keuangan Indonesia sangat menarik dan dinamis. OJK berperan krusial untuk memastikan produk keuangan digital tidak merugikan masyarakat.

Terpopuler

To Top