OJK

OJK Berikan Seluk Beluk Investasi Di Depan Civitas Akademi UGM

OJK Cabut Izin

Hari ini, Senin (29/4/2019), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaksanakan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi kepada Civitas Akademika Universitas Gadjah Mada Sosialisasi Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan di University Club UGM. Acara ini terselenggara atas kerjasama OJK RI dan UGM.

Hadir sebagai pemateri Utama adalah Ketua Satgas Waspada Investasi Indonesia, Tongam L. Tobing sekaligus Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia.

Kepala OJK DIY, Untung Nugroho mengatakan, OJK menyelenggarakan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman terkait tindakan melawan hukum di bidang penghimpuan dana masyarakat dan pengelolaan investasi. Sampai saat ini, indeks Literasi Keuangan Indonesia sebesar 29.66% dan Indeks Inklusi Keuangan Indonesia sebesar 67.82%.

“Hasil survei tersebut menunjukkan adanya gap antara tingkat literasi dan tingkat inklusi,”tuturnya.

Menurutnya, rendahnya tingkat literasi tersebut karena tingkat pemahaman dan pengetahuan masyarakat mengenai produk dan/atau layanan jasa keuangan yang masih rendah serta kurangnya informasi masyarakat terhadap produk dan/atau layanan jasa keuangan.

Seringkali hal tersebut membuat masyarakat hanya memperhatikan tingkat imbal hasil yang ditawarkan (return) namun lupa dan kurang memperhatikan potensi risiko yang mungkin dihadapi. Kondisi inilah yang menjadi salah satu penyebab makin maraknya kasus penipuan dan penawaran investasi yang diduga ilegal kepada masyarakat.

“Masyarakat tergiur oleh iming-iming dan janji hasil investasi yang tinggi, tapi kurang memperhatikan dan memahami tingkat risikonya,”tambahnya.

Untung menambahkan, selama ini aspek legalitas lembaga yang menawarkan produk kurang diperhatikan. Karena biasanya tertutup oleh janji hasil yang tinggi (seringkali tidak logis). Di sisi lain pertumbuhan ekonomi juga perlu ditopang oleh tingkat literasi keuangan masyarakat.

Masyarakat yang well literate (melek keuangan) lebih mudah memahami dan mengerti seluk beluk sektor jasa keuangan yang pada akhirnya akan memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan.

Untung berpesan kepada masyarakat diharapkan bijaksana menggunakan produk jasa keuangan. Tidak selamanya berhutang itu buruk, asal jelas tujuannya. Para ‘pekerja milenial zaman now’ identik dengan slogan work hard, play hard.

Semangat dan giat dalam berkerja serta giat pula dalam menghabiskan hasilnya. Misalnya dengan traveling yang sudah menjadi lifestyle, atau mengaktualisasi diri melalui tren gaya hidup terkini. Hal tersebut diikuti dengan maraknya penawaran melalui kartu kredit maupun pinjaman online.

“Pastikan kita memahami manfaat dan risiko dari produk yang ditawarkan dan pastikan legalitas dari pihak yang menawarkan pinjaman terutama pinjaman online yang saat ini sedang happening,”tambahnya.

Ia meminta agar masyarakat harus berhati-hati sebelum melakukan transaksi, dan membaca setiap klausula yang tertulis, jangan terjebak dengan kemudahan dan iming-iming penawaran. Perencanaan Keuangan membantu seseorang dalam mencapai tujuan hidupnya.

“Berinvestasilah selagi muda dan berada di usia produktif. Dengan berinvestasi berarti melindungi nilai aset kekayaan dari ‘gerusan’ inflasi, selain itu berinvestasi adalah cara yang tepat agar dapat mencapai tujuan keuangan. Setiap orang memiliki tujuan keuangan yang berbeda,”tandasnya.

Perbedaan tujuan keuangan inilah yang membedakan instrumen/produk investasi apa yang paling tepat serta periode waktu yang setiap orang butuhkan dalam berinvestasi. High Risk, High Return, semakin tinggi return yang diharapkan, semakin tinggi pula risiko yang akan ditanggung nanti, mengabaikan risiko merupakan hal yang sangat berbahaya.

“Penting bagi seseorang untuk mempertimbangkan toleransinya terhadap risiko untuk dapat memilih instrumen investasi yang cocok,”ujarnya. (erf)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top