OJK

OJK Gelar Webinar UMKM Go Digital: Strategi UMKM Selamat dari Krisis

umkm ojk go digital

MALIOBORO.NEWS, Yogyakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta selenggarakan acara Webinar UMKM Go Digital. Tema yang diusung adalah Strategi UMKM Selamat dari Krisis pada Selasa (1/12) melalui virtual. Webinar ini diikuti lebih dari 170 pengusaha UMKM se DIY.

Kepala OJK DIY, Parjiman menuturkan bahwa UMKM memiliki peranan yang sangat penting sebagai penggerak utama dalam perekonomian nasional. Menurut Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, jumlah UMKM yang ada di Indonesia mencapai 64 juta. kontribusi UMKM 60,34% terhadap Produk Domestik Bruto atau sebesar Rp1.042 T. Tidak hanya itu, terdapat sekitar 116 juta orang atau 97,02% dari total pekerja di tanah air yang terserap di sektor UMKM.

“Pada saat terjadi pandemi COVID-19 ini, hanya sekitar 5,9% UMKM yang mampu memetik untung di tengah pandemi. 82,9% pelaku UMKM lainnya terkena dampak negatif pandemi. Bahkan 63,9% pelaku UMKM mengalami penurunan omset lebih dari 30%,” tutur Parjiman saat membuka acara ini.

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Srie Nurkyatsiwi, saat ini pihaknya terus mendorong UMKM agar tetap berusaha di tengah pandemi memanfaatkan platform market hub SiBakul. SiBakul adalah program unggulan pemerintah DIY agar para pelaku UMKM terdata by name by address. Selain itu juga tersedia fasilitas gratis ongkir bagi member SiBakul.

“Sampai saat ini sudah 500 juta anggaran kami gelontorkan untuk mendorong konsumsi untuk fasilitas gratis ongkir ini. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan kepedulian sosial, saling bantu di tengah pandemi COVID-19, ” tutur Siwi.

Slameto, selaku Kepala Bagian Program dan Inkubasi Kanwil BRI Yogyakarta menuturkan BRI siap membantu para pelaku UMKM dengan skema kredit, baik itu KUR, kredit mikro, maupun kredit Supermikro. BRI juga mempunyai platform Indonesia Mall bekerja sama dengan beberapa marketplace terkemuka untuk menjual produk-produk UMKM.

“Kami punya Indonesia Mall di marketplace, juga web pasar yang bisa diakses oleh konsumen,” ujar Slameto.

Inisiator Yayasan Beringharjo Inisiatif Indonesia, Afnan Harifi menjelaskan pihaknya mengajak para milenial dan Gen Z untuk terlibat dalam gerakan digitalisasi UMKM ini. Tanpa keterlibatan milenial dan Gen Z gerakan digitalisasi sulit terwujud.

“Le! Aku Butuh Koe!, Nak aku butuh bantuanmu,” ujarnya mengajak milenial dan Gen Z membantu UMKM Go Digital.

Dengan adanya kegiatan webinar ini diharapkan dapat menambah wawasan para pelaku UMKM, sehingga bisnis usaha dapat semakin berkembang dan berperan nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.(wid/rn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top