OJK

OJK Mendorong Industri Jasa Keuangan Peduli Kepada Korban Bencana Alam

OJK DIY Dorong BPR

MALIOBORO – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, telah mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit. Mulai dari kerugian harta benda, rumah yang rusak sampai korban jiwa turut menjadi akibat dari musibah ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kantor Perwakilan Yogyakarta mendorong industri jasa keuangan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (FKIJK DIY) untuk dapat lebih berperan dalam merespon bencana alam yang terjadi di sekitar wilayah operasionalnya. Hal ini diutarakan oleh Untung Nugroho selaku Kepala Kantor OJK Perwakilan DIY dalam wawancara dengan malioboro.news di kantornya.

Untung Nugroho menyampaikan pengurus dan anggota FKIJK DIY diharapkan memiliki inisiatif dalam kegiatan sosial ketika ada bencana alam yang datang karena kegiatan industri keuangan tidak melulu tentang kegiatan yang berhubungan dengan keuangan tetapi juga kegiatan yang berhubungan dengan kepedulian sosial dan lingkungan.

Sekarang ini, tiap industri jasa keuangan sudah memiliki pengelolaan dana sosial yang cukup bagus. Mulai dari dana CSR, lembaga amil zakat di tiap industri jasa keuangan, dan sumbangan sukarela yang dikelola dengan baik.

“Saya berharap antusiasme industri jasa keuangan terhadap lingkungan sekitar, terutama saat bencana alam dapat makin baik, sehingga kondisi perekonomian di masyarakat juga cepat pulihnya,” jelas Untung.

Melihat adanya nasabah bank yang menjadi korban bencana alam, Untung Nugroho mengharapkan industri dapat membantu nasabah tersebut agar lekas pulih kondisi usahanya.

“Saya turut prihatin dengan dampak kondisi bencana banjir dan tanah longsor di Bantul dan semoga ke depan tidak terjadi lagi,” ungkap Untung. RSD

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top