SAHAM

Pemerintah Alihkan Saham Negara di Indosat Hingga Bank Bukopin ke PT PPA

MALIOBORO.NEWS – Pemerintah mengalihkan hak kepemilikan saham minoritas negara di lima perusahaan BUMN senilai Rp 2,95 triliun kepada PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Lima perusahaan tersebut yakni PT Indosat Tbk, PT Bank KB Bukopin Tbk, PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), PT Kawasan Industri Lampung dan PT Socfin Indonesia.

Manajemen PPA menyatakan, kepemilikan saham minoritas pada kelima perusahaan tersebut akan memperkuat struktur permodalan PPA yang sedang bertansformasi bersama dengan PT Danareksa (Persero) dalam Klaster Danareksa-PPA menuju National Asset Management Company (NAMCO).

Adapun komposisi kepemilikan saham minoritas yang diserahkan yakni 776.625.000 lembar saham Indosat dengan porsi 14,29% seri B. Sebanyak 1.038.968.631 lembar saham Bank KB Bukopin dengan porsi kepemilikan 3,18% seri A dan seri B, 50 lembar saham Prasadha Pamunah dengan porsi 5%.

Kemudian, 5.000 lembar saham Socfin Indonesia dengan porsi 10% seri B, seri C, dan seri D, serta 1.762.087 lembar saham Kawasan Industri Lampung dengan porsi 20,36%.

Dampak positif bagi PT PPA atas pengalihan saham Perusahaan Minoritas adalah adanya tambahan aset berupa saham dan revenue dari dividen saham tersebut.

Selanjutnya, tambahan aset dan future cashflow dari dividen akan meningkatkan modal PPA yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan (leverage) dalam memperoleh pendanaan.

Pelaksanaan pengalihan hak atas saham itu merupakan implementasi dari program prioritas Kementerian BUMN. Khususnya, yang terkait dengan program peningkatan investasi dengan mengoptimalkan nilai aset dan menciptakan ekosistem investasi yang sehat.

Inbreng saham ini, merupakan bagian dari transformasi Kementerian BUMN untuk lebih fokus dan optimal dalam pengelolaan BUMN. Dengan dialihkannya kepemilikan, diharapkan kelima perusahaan akan lebih efektif, maksimal, dan profesional.

Direktur Utama PPA Yadi Jaya Ruchandi mengatakan pengalihan hak pemegang saham minoritas pada lima perusahaan ini merupakan amanat yang besar bagi PPA untuk mengelola dan mengoptimalisasi setiap potensi dari aset yang dimiliki negara.

Pengalihan saham minoritas di lima perusahaan ke PPA sendiri merupakan tindak lanjut atas penerbitan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham PPA.

Selain itu, langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Keuangan No.135/KMK.06/2021 tentang Penetapan Nilai Penambahan PMN RI ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan PT Perusahaan Pengelola Aset.(rn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top