HEADLINE

Perpisahan Hangat FK-IJK DIY dengan Kepala OJK DIY

perpisahan kepala OJK DIY

MALIOBORO.NEWS – Kepala OJK DIY, Untung Nugroho sudah 2 tahun 2 bulan bertugas di Daerah Istimewa Yogyakarta sejak tahun 2017 yang lalu. Selama masa itu banyak capaian yang berhasil ditorehkan oleh industri keuangan di DIY sehingga kinerja industri keuangan di DIY berada di atas rata-rata nasional dari berbagai indikator.

Mengiringi promosi jabatan Untung Nugroho menjadi Kepala Kantor Regional 7 Sumbagsel, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK-IJK) DIY mengadakan acara syukuran sekaligus perpisahan yang diselenggarakan di Heha Skyview, Bukit Bintang Gunungkidul, sebuah destinasi baru wisata di Yogyakarta, Rabu (22/01). Acara ini sekaligus sebagai sarana koordinasi FK-IJK DIY mengawali tahun 2020.

Ketua Umum FK-IJK DIY, sekaligus Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rochmad menuturkan bahwa selama dipimpin Untung Nugroho, industri keuangan di DIY berada dalam posisi yang baik dan pertumbuhan yang menggembirakan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Untung atas kebersamaan dan kerja sama dengan FK-IJK DIY selama ini. Semoga sukses di tempat tugas yang baru,” ucap Santoso.

Para Pengurus FK-IJK DIY berfoto bersama Kepala OJK DIY, Untung Nugroho.

Kepala OJK DIY, Untung Nugroho menyampaikan bahwa banyak tantangan yang tidak mudah di industri keuangan di Indonesia di awal tahun 2020 ini.

“OJK harus berbenah banyak, meskipun selama ini terus berusaha bekerja secara profesional dan sesuai regulasi yang ada. Reformasi industri terutama di lembaga jasa keuangan nonbank akan segera dilakukan sebagaimana industri perbankan agar kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan semakin membaik,” tutur Untung.

Untung menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama dengan industri jasa keuangan, terutama untuk lembaga jasa keuangan yang berkantor pusat di DIY yang perlu ditingkatkan kinerjanya. Menurutnya, di DIY ini jumlah lembaga jasa keuangannya cukup banyak namun jumlah asetnya harus terus ditingkatkan.

“Kami mendorong lembaga jasa keuangan terutama BPR, BPRS, dan BPD untuk meningkatkan jumlah asetnya sehingga menjadi lembaga yang lebih kuat dan terpercaya,” tandas Untung Nugroho. (ah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top