EKONOMI

Shopee Sumbang Omzet Terbesar Untuk UMKM

MALIOBORO.NEWS – Pertumbuhan perdagangan online terutama selama pandemi menjadi momentum tersendiri bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang berjualan di marketplace. Selain bisa memperluas jangkauan produk lewat kanal digital, UMKM lokal juga bisa menambah omzet.

Katadata Insight Canter (KIC) merilis hasil survei yang menyatakan bahwa platform Shopee menjadi penyumbang omzet terbesar yang membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bertahan dalam masa pandemi.

KIC juga menyebut UMKM menjadikan Shopee sebagai pilihan karena keunggulan dari sisi program promo hingga faktor keamanan transaksi. Data survei bertajuk MSME Study Report 2021: Peran Marketplace bagi UMKM pada Jumat (30/4) menunjukkan bahwa 57 persen UMKM mendapati Shopee sebagai platform yang mendatangkan nilai penjualan terbesar, disusul oleh Tokopedia sebesar 28 persen, Lazada 6 persen, Bukalapak 3 persen, Blibli 2 persen, dan marketplace lain sebesar 3 persen.

Manajer Survei KIC Vivi Zabkie mengatakan bahwa kondisi tersebut terjadi karena banyak pelaku usaha yang mau tak mau harus mengalihkan fokus usaha ke ranah online akibat pandemi Covid-19.

Banyaknya program promo yang dihadirkan oleh platform seperti Shopee, membuat UMKM merasakan berbagai manfaat berjualan di marketplace. Program promo, seperti gratis ongkos kirim, cashback, dan diskon yang diberikan, ternyata sangat memberikan dampak untuk meningkatkan penjualan UMKM.

85 persen UMKM menyatakan Shopee membantu memasarkan produk atau toko dengan baik. Platform yang sama juga unggul dari sisi keamanan, di mana 92 persen UMKM merasa aman beraktivitas melalui Shopee. Tak mengherankan jika 82 persen UMKM memilih Shopee sebagai tempat menjual dan memasarkan produk secara daring.

Dalam survei sebanyak 86 persen UMKM selaku responden diketahui menggunakan 1 sampai 3 marketplace berbeda untuk memasarkan produk. Sisanya, memanfaatkan 4 sampai 6 marketplace sebagai kanal penjualan.

Sementara dari skala 1 sampai 10, responden UMKM menyatakan sangat setuju dengan nilai 9 bahwa marketplace telah membantu memperluas jaringan bisnis dan memicu pertumbuhan bisnis baru. Responden juga setuju dengan penilaian di angka 8, bahwa marketplace membantu UMKM bertahan dan mendukung keberlangsungan unit bisnis lokal di masa pandemi.

Survei KIC ini dilakukan terhadap 392 UMKM di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, dan Medan dalam periode 24 Maret hingga 9 April 2021.(rn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top