WISATA

Wajah Baru Kawasan Tugu Pal Putih Yogyakarta

Tugu Pal Putih Yogyakart

MALIOBORO.NEWS, Yogyakarta – Tugu Pal Putih Yogyakarta merupakan bagian dari kawasan strategis di Yogyakarta dan keberadaannya turut memperkuat satuan dari sumbu filosofis. Sumbu filosofis adalah sebuah garis imajiner yang menghubungkan sejumlah titik, seperti Gunung Merapi, Tugu Pal Putih, Keraton Yogyakarta, Panggung Krapyak, hingga Pantai Selatan.

Penataan Tugu Yogyakarta yang berada di garis sumbu filosofis itu untuk memperkuat usulan Yogyakarta sebagai kota filosofi dari Unesco. Artinya, penataan kawasan Tugu meliputi jalan di sekelilingnya dengan pola yang sama dengan area Titik 0 Kilometer. Selain Tugu Yogyakarta, pemerintah telah menata kawasan Alun-alun Utara, Malioboro, dan Stasiun Tugu.

Tugu Pal Putih Yogyakarta yang menjadi ikon Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah selesai direnovasi. Lewat proyek penataan ulang dan penertiban kabel fiber optik (FO) serta listrik yang dikerjakan sejak September 2020 lalu, kini tidak ada lagi kabel yang melintang di sekitar Tugu. Sebelumnya, banyak kabel melintang di empat sisi jalan di kawasan perempatan tersebut.

Penataan pedestrian ini dilakukan sepanjang 630 meter. Kabel-kabel yang bersliweran bakal ditanam dengan sistem ducting, kemudian dipercantik lagi dengan penyiraman tanaman berbasis Android, taman, lampu budaya hingga signage penunjuk arah.

Selain kabel, jalur pedestrian di kawasan seputaran Tugu Pal Putih mulai ditata rapi. Adapun bollard atau bola-bola beton pembatas antara jalan dan trotoar dipasang mengelilingi Tugu Pal Putih tersebut.

Pemandangan di area Tugu Pal Putih itu pun makin cantik dan memanjakan mata pengunjung. Terlihat beberapa pesepeda yang berhenti sejenak untuk berswafoto dengan latar Tugu Pal Putih tersebut. Pemandangan tersebut juga membuat beberapa pengendara yang melintas mengarahkan pandangan ke Tugu.

Di samping kawasan Tugu Pal Putih, revitalisasi juga dilakukan di jalur pendestrian jalan Jendral Sudirman atau mulai dari Jembatan Gondolayu hingga samping Tugu. Seperti yang kita ketahui, Tugu Yogyakarta menjadi lambang filosofi, yaitu manunggaling kawulo gusti atau menyatunya manusia dengan penguasa dan manusia dengan kehendak sang pencipta. Dengan wajah baru ini, kawasan Tugu pal putih diharapkan makin menjadi daya tarik Kota Yogyakarta sebagai salah satu tujuan utama pariwisata di Indonesia.(wid/rn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top