Berita Terkini

PERBANKAN
February 23, 2020

Nasabah Bank BPD DIY asal Bantul Raih Honda CRV

ASURANSI
February 4, 2020

Sri Sultan: Masyarakat DIY Butuh Asuransi Jiwa Secara Berkelompok

HEADLINE
February 3, 2020

Wimboh Lantik Parjiman sebagai Kepala OJK DIY yang Baru

HEADLINE
January 24, 2020

Kick Off Meeting 2020, Bank Syariah BDS Hadiahkan 2 Tiket Haji Untuk Karyawan

HEADLINE
January 23, 2020

Perpisahan Hangat FK-IJK DIY dengan Kepala OJK DIY

HEADLINE
January 23, 2020

DPD Perbarindo DIY Bagi-bagi Hadiah Tabungan Tamasya Plus Periode 32

ASURANSI
January 8, 2020

Asuransi Sinar Mas Serahkan Asuransi Mikro dan Celengan Impian bagi 6.705 Pegiat UMKM di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

HEADLINE
January 2, 2020

Perdagangan Bursa 2020 Dibuka Jokowi, OJK Dorong Pasar Modal Transparan dan Kredibel

HEADLINE
December 23, 2019

Anti Mainstream! Bukan Uang atau Perhiasan Pasangan di Klaten Menikah dengan Mahar Ini

HEADLINE
December 12, 2019

Program Kredit Merapi “Meraih Mimpi” Diluncurkan Perbarindo DIY

EKONOMI
December 12, 2019

DIY Akan Lakukan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

PERBANKAN
December 12, 2019

Bank BPD DIY Undi Masyarakat Yang Bayar Pajak Kendaraan Lewat E-Samsat

ASURANSI
December 11, 2019

Gelar Aksi Donor Darah, Jasa Raharja Ingin Lebih Bermanfaat

Cycling
December 9, 2019

Jambore FKIJK Cycling Community Tutup Rangkaian HUT Ke-8 OJK di DIY

OJK
December 9, 2019

Jalin Sinergi, OJK DIY Gelar Gathering Media

AAUI
November 26, 2019

Fokus di Human Capital, AAUI Gelar HR Insurance – Reinsurance Networking di Yogyakarta

OJK
November 26, 2019

Wimboh: Pemerintah All Out Mendorong UMKM Jadi Andalan Ekonomi DIY

OJK
November 26, 2019

Peringati Hari Guru, OJK DIY Gelar Aksi “Gerakan Indonesia Menabung”

SYARIAH
November 25, 2019

Porseni Asbisindo DIY Ke-8 Tahun 2019 Dibuka Ketua OJK DIY

BPR
November 23, 2019

BPR Kurnia Sewon Resmikan Kantor Baru

Wimboh Lantik Parjiman sebagai Kepala OJK DIY yang Baru

MALIOBORO.NEWS – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso melantik Kepala OJK DIY yang baru, Parjiman menggantikan Untung Nugroho yang dipromosikan menjadi Kepala Kantor Regional 7 Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel) di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Senin (3/2). Parjiman, putera daerah kelahiran Kulon Progo ini sebelumnya adalah Deputi Direktur Pengawasan Bank OJK. Acara pelantikan sekaligus serah terima jabatan Kepala OJK DIY mendapat kehormatan dihadiri oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwana X, Walikota dan Bupati se DIY, Muspida, serta pimpinan lembaga jasa keuangan se DIY.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwana X memberikan apreasiasi atas peran OJK DIY pada pembangunan ekonomi DIY melalui pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) bersama Pemda DIY. Menurut Sultan, TPAKD terbukti telah mampu menjaga tingkat inflasi DIY tetap terjaga. TPAKD juga diharapkan mampu memanfaatkan peluang bisnis baru akibat multiplier effect pembangunan bandara baru di Kulon Progo.

“Peran OJK DIY harus lebih cermat dan selektif tetapi inovatif dalam menjalankan operasi pengawasan mikro prudensial terhadap industri jasa keuangan. Dengan adanya peningkatan investasi kita bisa membangun masyarakat yang produktif sehingga berdampak pada pertumbuhan perekonomian masyarakat dan pengurangan kesenjangan pendapatan. Ini perlu mendapat perhatian khusus OJK,” tutur Sri Sultan.

Sultan menambahkan bahwa OJK DIY hendaknya mendorong program untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata, partisipatif dan inklusif, karena sejalan dengan program pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi daerah guna menopang ekonomi nasional. Peningkatan UMKM, pengembangan ekonomi daerah, dan pembiayaan sektor ekonomi mikro akan mewujudkan sustainable growth serta menjadikan struktur ekonomi DIY yang lebih solid.

“Kami mengapreasiasi pergantian pimpinan OJK DIY ini, sehingga OJK DIY mampu mewujudkan industri jasa keuangan sebagai pilar ekonomi daerah,” harap Sri Sultan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengapresiasi, pertumbuhan ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta yang lebih tinggi dari tingkat pertumbuhan nasional secara konsisten. Pertumbuhan DIY pada triwulan ketiga 2019 sebesar 6,01% meski turun dari 2018 yang tercatat sebesar 7,39%. Pertumbuhan tertinggi yang dicapai oleh usaha penyediaan akomodasi dan makanan minum sebesar 8,93% menunjukkan geliat usaha di bidang pariwisata DIY menjadi roda penggerak ekonomi daerah.

Pertumbuhan Kredit di DIY pada November 2019 yang mencapai 7,28% juga lebih tinggi daripada pertumbuhan kredit nasional sebesar 7,05% di bulan yang sama. Begitu juga pertumbuhan DPK yang mampu tumbuh 7,39%, diatas pertumbuhan DPK nasional 6,72% di bulan November 2019

“Inilah yang diharapkan. Perekonomian daerah harus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi. Sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah yang memiliki daya ungkit harus terus dikembangkan,” tutur Wimboh.

Untuk itu, Wimboh menambahkan bahwa berbagai proyek infrastruktur pendukungnya harus terus dibangun dan dampak multiplier efek dari infrastruktur yang telah terbangun harus diakselerasi agar dampak positif pembangunan infrastruktur dapat segera dirasakan masyarakat sekitarnya. Proyek-proyek infrastruktur besar yang sedang dan akan berjalan di DIY, seperti proyek bandara Kulon Progo, tol Yogyakarta-Solo dan Yogyakarta-Bawen akan membuka lapangan kerja baru dan diharapkan akan semakin menggerakkan roda perekonomian dan menumbuhkan sumber pertumbuhan ekonomi baru (newengine of growth) di daerah. Untuk mendukung upaya ini, industri jasa keuangan diharapkan siap untuk menyediakan pembiayaan sektor prioritas dan bagi dunia usaha, tidak hanya industri perbankan, namun juga pasar modal dan IKNB.

“Saya minta agar Kantor OJK dapat berperan aktif mendorong sektor jasa keuangan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk lebih mengoptimalkan perannya dalam mendukung upaya pemerintah daerah meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat” tandas Wimboh. (ah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *